Judul Buku || MENANGGUK PESAN ETIS DALAM KITAB KELUARAN, IMAMAT, ULANGAN, AMSAL. REFLEKSI DARI TANAH PAPUA
Sub Judul Buku || Seputar Isu Sosial, Perkawinan dan Seksualitas berdasarkan Pendekatan Teologi Praktika
Nama Penulis || Pdt. Dr. Ruben Rewasan, M.Th
Editor || Pdt. Elsiana Leonora Soumokil, S.Si.,M.Pd.K, dkk
Nama Penerbit || PT. Giat Konseling Nusantara
ISBN || Dalam Proses
Ukuran || 14,8X21 cm (A5)
Jumlah Halaman || 151
Harga || Rp. 100.000,-
Alamat Peneribit || Jl. Paving Block, Link 01 Kelurahan Sumompo, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, 95239
Sinopsis || Buku Menangguk Pesan Etis dalam Kitab Keluaran, Imamat, Ulangan, Amsal: Refleksi dari Tanah Papua Seputar Isu Sosial, Perkawinan, dan Seksualitas Berdasarkan Pendekatan Teologi Praktika merupakan sebuah upaya teologis-reflektif untuk menggali kembali pesan-pesan etis Perjanjian Lama yang relevan bagi kehidupan manusia masa kini. Buku ini lahir dari pergumulan akademik dan pastoral penulis dalam membaca realitas sosial yang semakin kompleks, khususnya berkaitan dengan persoalan sosial, perkawinan, dan seksualitas di tengah perubahan zaman.
Berangkat dari
keyakinan bahwa Kitab Suci tidak hanya berfungsi sebagai teks religius, tetapi
juga sebagai sumber panduan etis yang hidup, penulis menempatkan Kitab
Keluaran, Imamat, Ulangan, dan Amsal sebagai fondasi refleksi. Keempat kitab
tersebut dipahami sebagai sumber hikmat yang menghadirkan prinsip-prinsip moral
dan spiritual yang melampaui batas waktu serta tetap relevan dalam menghadapi
tantangan modernitas.
Kitab
Keluaran menegaskan tema pembebasan Allah yang memulihkan martabat manusia dan
menolak segala bentuk penindasan. Kitab Imamat menampilkan panggilan kekudusan
yang harus diwujudkan dalam seluruh aspek kehidupan, baik relasi dengan Allah
maupun dengan sesama. Kitab Ulangan menekankan ketaatan sebagai wujud kasih
kepada Allah yang diwujudkan melalui keadilan sosial dan perhatian kepada
kelompok rentan. Sementara itu, Kitab Amsal menghadirkan hikmat praktis yang
menuntun manusia hidup bijaksana, berintegritas, serta menjaga kehidupan moral
dan relasi sosial yang sehat.
Melalui
pendekatan teologi praktika, buku ini tidak berhenti pada analisis biblis
semata, tetapi bergerak menuju refleksi kontekstual. Penulis berusaha
menghadirkan dialog antara pesan Alkitab dan pengalaman nyata kehidupan, khususnya
dalam konteks Papua. Dengan demikian, tulisan ini lebih menekankan praksis iman
— bagaimana nilai-nilai teologis dihidupi secara nyata dalam kehidupan
keluarga, relasi sosial, dan pendidikan iman Kristen.
Buku ini
juga merupakan buah perjalanan akademik penulis dalam studi Perjanjian Lama
yang kemudian dikembangkan dalam bidang Pendidikan Agama Kristen.
Refleksi-refleksi yang disajikan bertujuan menolong pembaca menemukan arah etis
dan spiritual dalam menghadapi arus modernisasi yang sering kali menantang
nilai-nilai iman dan moralitas.
Pada
akhirnya, buku ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa ketaatan kepada Allah
bukan sekadar kepatuhan terhadap hukum, melainkan proses menginternalisasi
nilai kasih, keadilan, dan kesalehan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui
pesan-pesan etis yang digali dari kitab-kitab tersebut, diharapkan pembaca
memperoleh panduan praktis dan spiritual untuk membangun kehidupan keluarga,
relasi sosial, dan iman yang lebih bermakna sesuai kehendak Tuhan.
Kami mengundang Anda untuk bergabung dengan kami dalam upaya memperkaya literatur dan pengetahuan di bidang apa saja. Mari bersama-sama menciptakan karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Terima kasih telah mempercayakan penerbitan buku Anda kepada PT. Giat Konseling Nusantara.